Buang sampah sembarangan mengakibatkan banjir saluran akhirnya mampet akut

Buang sampah sembarangan mengakibatkan banjir saluran akhirnya mampet akut

Buang sampah sembarangan mengakibatkan banjir saluran akhirnya mampet akut

 

Global Warming atau pemanasan global sering dikaitkan dengan perubahan cuaca pada bumi yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pemanasan global sendiri adalah suatu pandangan atau teori yang menyebutkan bahwa bumi memiliki suhu yang terus meningkat. Hal ini disebabkan adanya efek rumah kaca dari polusi udara yang manusia hasilkan setiap harinya. Efek rumah kaca adalah efek dimana polusi naik ke atmosfer dan menyebabkan sinar matahari yang masuk ke bumi terpantul kembali ke bumi sehingga bumi menjadi lebih panas. Bumi yang lebih panas inilah yang menjadi penyebab es di kutub mencair sehingga terjadi pertambahan volume air laut. Penambahan air laut menyebabkan luas permukaan laut bertambah sehingga penguapan air pun juga bertambah sehingga menimbulkan badai, curah hujan yang tinggi dan perubahan cuaca yang berbeda dari perubahan cuaca yang normal. Alhasil, banjir pun sering datang. Beberapa banjir yang parah di Jakarta sampai merendam bundaran Hotel Indonesia misalnya pada tahun 2013 dan 2016. Banjir ini dapat teratasi dengan cepat bila saluran-saluran air dirawat dengan baik. Seringkali lamanya banjir surut disebabkan saluran air yang tersumbat. Saluran air, apalagi yang dekat dengan rumah kita, perlu dijaga dan dibersihkan setiap waktu. Membuang sampah pada tempatnya juga merupakan kontribusi menjaga saluran air. Bila saluran lancar, banjir cepat surut bahkan melindungi kota dari banjir.

 

Di Inggris, terdapat inlet khusus di pinggir-pinggir jalan untuk mengalirkan air banjir dari badan jalan. Biasanya inlet ini lebih besar daripada inlet biasa. Salurannya pun dibuat lebih besar untuk mengalirkan air dari banjir dengan cepat. Biasanya air banjir ini dialirkan ke kanal-kanal kota. Angin yang kencang juga menjadi salah satu hal yang timbul dari teori pemanasan global. Uap air dan angin dapat menghancurkan rumah-rumah. Namun, terkadang buruknya gedung-gedung dan rumah-rumah menjadi penyebab terjadinya korban yang meninggal. Atap-atap yang jatuh dan menimpa orang dapat menyebabkan korban jiwa. Selain itu, kebakaran karena korsleting, atau karena api yang menjalar di bagian bangunan yang sensitif api, juga merupakan salah satu penyebab terjadinya korban jiwa.

 

Banyak hal yang dapat dilakukan untuk mencegah korban dan kerusakan akibat kebakaran. Salah satunya dengan membuat sistem penyemprot air pencegah kebakaran (fire sprinkler). Sistem ini menyemprotkan air ke dalam bangunan ketika ada api atau kenaikan suhu yang ekstrim. Beberapa fire sprinkler ini dilengkapi dengan sistem otomatis sehingga dapat menyemprotkan air dengan sensor panas. Sistem fire sprinkler  ini dibuat dengan memasang pipa-pipa air ke dalam bangunan dan memasang kepala sensor fire sprinkler. Sistem ini perlu dijaga dan dirawat sedemikian rupa sehingga saat kebakaran terjadi, sistem ini siap menghadapinya. Terkadang masalah yang timbul adalah karena pipa yang tersumbat.

Buang sampah sembarangan mengakibatkan banjir saluran akhirnya mampet akut